Apa Yang Membedakan Pemenang Dari Para Pecundang

Apa Yang Membedakan Pemenang Dari Para Pecundang

Mungkin terdengar sedikit kasar, tetapi dunia dipenuhi para pecundang. Setiap kota di setiap Negara penuh dengan laki-laki dan perempuan yang hidup biasa-biasa saja. Kepala mereka dipenuhi dengan mimpi-mimpi kosong dan mereka menginginkan lebih dari hidup ini. Mereka ingin menang. Mereka hanya tidak tahu caranya. Apa yang menahan mereka tidak ada kaitannya dengan “terakhir sebagai pemenang”. Memang, hal-hal seperti hubungan keluarga atau kekayaan keluarga membuat sukses di berbagai bidang menjadi lebih mudah. Tetapi itu tidak perlu.

Bukan karena kurang pintar. Beberapa orang mungkin lebih pintar dari yang lain, jika Anda berhasil hidup sampai 2010 seleksi alam sepertinya cukup masuk akal untuk berkembang. Jadi apa yang terjadi? Mengapa 20% usaha teratas (bisnis, kemanusiaan, belajar, dll) jauh lebih sukses dari 80% terbawah? Mengapa banyak orang payah? Jawabannya dapat di simpulkan dengan satu kata : Tindakan.

  1. Klarifikasi Sebuah Kata

Saya akan mendasarkan sebuah saran di dalam artikel ini pada akumulasi kekayaan finansial, karena mayoritas dunia modern menggunakan ini sebagai ukuran kesuksesan. Akan tetapi, ingatlah di dalam artikel ini ada bagian nilai yang digunakan untuk mengganti “uang”. Prinsip-prinsipnya tetap sama tanpa memperhatikan tujuan Anda.

  1. Mengambil Tindakan

Para pemenang mengetahui bahwa uang tidak dibuat ketika Anda sedang mengocok kertas, mengecek email, membaca berita olahraga di Koran atau sedang merokok. Uang dibuat ketika Anda  sedang bertindak.

Kita semua memiliki kemampuan logika untuk mengetahui tindakan apa yang membawa kita pada kesuksesan. Kita juga dapat mengikuti rantai sebab akibat untuk mempelajari apa yang menjauhkan kita dari kesuksesan. Kunci untuk menjadi pemenang adalah dengan lebih banyak melakukan hal-hal dapat membantu Anda menang dan mengurangi melakukan hal-hal yang menyebabkan Anda kalah.

Lakukan kebiasaan yang membuat Anda terus bertanya : Apakah saya lakukan sekarang menghasilkan uang? Jika tidak maka segera berhenti melakukannya. Jika Anda ingin sukses esok hari Anda harus fokus pada apa yang menghasilkan uang hari ini.

Tentu saja, ada hal-hal yang tidak menghasilkan uang saat ini tetapi diperlukan untuk menghasilkan uang di masa depan. Tindakan-tindakan ini bernilai. Cuma bukan untuk hari ini.Dalam situasi seperti ini, cukup masuk akal untuk meluangkan sedikit waktu setiap minggu untuk melakukan kegiatan yang akan terbayar di masa datang. Kegiatan ini termasuk membaca buku baru, menjelajahi entri-entri google reader baru.

Saya sendiri menggunakan hari minggu untuk melakukan kegiatan ini. Setiap minggu saya mengunci diri dan membaca buku-buku nonfikdi yang saya inginkan dan merencanakan untuk minggu depan. Saya juga mengulas kembali rencana utama saya untuk tiga bulan ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *